Pendampingan Pelaksana Kurikulum 2013 Jenjang Sekolah Dasar Tahun 2017

Pada tanggal 25 September 2017, bertempat di SDN Dasok II  sebagai salah satu gugus inti di Kecamatan Pademawu, telah diadakan Pendampingan Sekolah Pelaksana Kurikulum 2013 untuk jenjang sekolah dasar tahun 2017. Sekolah yang ditunjuk oleh Dinas Pendidikan dipilih dari data Dapodik dan merupakan perwakilan dari tiap Kecamatan yang ada di Kabupaten Pamekasan. Setiap Kecamatan minimal ada 2 sekolah yang ditunjuk.

Demi memaksimalkan penerapan Kurikulum 2013, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melakukan program pendampingan untuk guru-guru di sekolah yang baru melaksanakan Kurikulum 2013 yang dipandu langsung oleh Instruktur Kabupaten (IK).

Pendampingan pelaksanaan kurikulum adalah pemberian bantuan teknis operasional perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pelaksanaan kurikulum kepada sekolah (terutama guru dan kepala sekolah). Kegiatan ini ditujukan kepada guru kelas 1, kelas 4, guru Pendidikan Jasmani, guru Agama dan Kepala Sekolah.

Pendampingan guru diperlukan untuk mengetahui sejauh mana guru berhasil menerapkan konsep Kurikulum 2013 di kelas. Kasi Kesiswaan Pendidikan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Pamekasan menuturkan proses pendampingan dilakukan melalui sistem In-On, In House Training, dan On Job Training selama 4 kali. “Guru dan Kepala Sekolah yang ditunjuk akan diberikan pendampingan,” ujar Marwi, S.Pd., M.MPd.

Bagi guru, tujuan utamanya adalah meningkatnya keterampilan operasional dalam:

  1. Menyusun RPP;
  2. Menyusun instrumen penilaian;
  3. Melaksanakan pembelajaran dengan pendekatan saintific, problem based learning, project based learning, discovery learning dengan intergrasi penumbuhan budi pekerti;
  4. Melaksanakan penilaian dan mengelola hasil penilaian sikap, pengetahuan dan keterampilan;
  5. Menyelesaikan hambatan-hambatan pelaksanaan pembelajaran dan penilaian.

Pertama, guru dan IK melakukan pertemuan awal (In) untuk mendiskusikan materi pendampingan, agenda kegiatan dan informasi yang dibutuhkan. Selanjutnya IK melaksanakan proses di dalam kelas yaitu pengawasan dan penilaian (On) pelaksanaan kurikulum 2013.

Setelah itu dilakukan diskusi pembahasan jika ada hal-hal yang perlu diperbaiki dan merumuskan langka-langkah perbaikan. Kemudian guru kembali mengajar di kelas, melakukan perbaikan sesuai hasil observasi sebagai tindak lanjut pendampingan. Terakhir, guru menyusun laporan proses dan hasil pendampingan (In).

Sementara itu, Kepala Sekolah diharapkan untuk lebih meningkatkan keterampilan prakteknya dalam:

  1. Menciptakan ekosistem pendidikan yang kondusif;
  2. Mengelola pelaksanaan kurikulum;
  3. Mengelola pemenuhan standar nasional pendidikan untuk mendukung pelaksanaan kurikulum; dan
  4. Menyelesaikan hambatan-hambatan pengelolaan dalam pelaksanaan kurikulum 2013.

Prinsip-prinsip pendampingan pelaksanaan kurikulum diberikan oleh IK dengan prinsip-prinsip berikut:

  1. Profesional, yaitu instruktur memiliki kompetensi (penguasaan mengenai pelaksanaan kurikulum) yang memadai dan memberikan pendampingan dengan baik;
  2. Berdasarkan kebutuhan, yaitu aspek-aspek yang kepala sekolah dan guru secara riil perlu memperoleh asistensi praktis;
  3. Integral, yaitu aspek-aspek dan aktifitas pendampingan memfasilitasi guru dan kepala sekolah mengimplementasikan Kurikulum 2013 secara utuh;
  4. Kolegial, yaitu hubungan kesejawatan antara instruktur, guru dan kepala sekolah;
  5. Berkelanjutan, yaitu bahwa pendampingan pelaksanaan kurikulum dilanjutkan oleh sekolah sendiri melalui mekanisme yang dikembangkannya.

Salam Baik dan Sukses Selalu

About The Author

Reply